Peraih penghargaan PFA tahun ini Riyad Mahrez dikaitkan dengan beberapa klub dan santer diberitakan akan meninggalkan Leicester City pada musim depan.

Mahrez berasal dan dibesarkan di pinggiran kota Paris, Sarcelles, namun sebelum bergabung dengan Leicester City, pemain ini bergabung dengan klub Le Havre tahun 2014 dimana klub tersebut bermain untuk liga yang lebih rendah. Meskipun menjadi sesuatu yang belum tau nilainya pada saat itu, dia pergi dan kini berhasil memimpin Leicester City untuk memenangkan Liga Primer untuk kali pertama. Leicester City hanya membutuhkan 3 poin lagi untuk memastikan meraih ajang paling prestisius di Inggris tersebut.

Sebelum bergabung bersama the Foxes, Mahrez dihubungkan dengan klub asal Perancis yaitu Marseille dan Paris Saint-Germain, pada musim ini kembali Mahrez dihubungkan dengan Paris Saint-Germain karena penampilan impresif yang ditunjukkan Mahrez pada musim ini.

 

Mahrez juga telah mengatakan bahwa dia masih ingin bermain di Inggris dan tidak ada rencana untuk meninggalkan Leicester seperti yang dikatakan Mahrez, “Saya tidak berkata tidak mungkin. Tetapi, saya tidak menyukai itu(bermain di Perancis). Saya tidak ingin kembali ke Perancis. Perancis tidak menarik lagi sama sekali, saya suka Inggris”.

“PSG menjadi sebuah klub besar. Mereka mempunyai pemain kuat dan klub itu juga membangun sebuah projek besar. Saya fans Marseille sewaktu kecil. Bahkan hari ini, Paris tidak membuat ku terlalu bermimpi. Ini kota saya, tetapi saya tidak melihat saya akan kembali kesana.”

Sebelum bergabung dengan Leicester pada Januari 2015, Mahrez dilaporkan diajukan oleh sang agen kepada Marseille. Namun, ketua Marseille tidak menginginkan Mahrez bahkan menurut Daily Mirror bahwa Mahrez diperlakukan dengan tidak baik.

Saat ini, Labrune berkata: “Apakah anda pikir pemain Leicester saat ini mempunyai tempat di Olymique Marseille, dalam projek yang kita punya?”PSG logo

“Untuk menghemat waktu, biar saya katakana pada anda, kami mencoba professional dan mempunyai mutu yang tinggi dengan recruitmen kami. Kemungkinan dari mengambil pemain ini adalah nol. Jangan mengambil cara yang salah, tetapi saya tidak ingin membangun dengan orang yang menyebalkan”.

Mahrez membalas pernyataan tersebut dengan mengatakan bahwa lihat pada table klasmen, Leicester saat ini sedang menuju gelar Liga Primer sedangkan Marseille berjuang untuk klasmen 16 Ligue 1. Dan dia juga mengatakan dengan tegas tidak akan bergabung dengan Marseille.

Dia mengatakan “Saya tidak sadar saat itu. Saya belajar tentang sejarah tentang waktu dulu, sama seperti orang lain”.

“Ketika datang kesana, saya memang tidak ingin pergi ke Marseille. Agen saya yang ingin saya kesana untuk meminta dan bertanya.”

“Meskipun jika diminta untuk kesana dengan mempersilahkan untuk bergabung bersama Marseille, saya tidak akan kesana. Saya berjanji untuk itu. Karena banyak pemain yang terjatuh di Perancis.”

Usai menjadi pahlawan dan berhasil unjuk kemampuan bersama Leicester City, tak heran bila Riyad Mahrez banyak menjadi incaran klub besar elite Eropa eperti info yang diperoleh m88. Dua klub raksasa Ligue 1 PSG dan juga Marseille dikabarkan sangat tertarik untuk mendapatkan layanan dari Mahrez. Akan tetapi sejauh ini yang bersangkutan sendiri menyatakan belum tertarik untuk kembali lagi bermain di Ligue 1.

Euro 2016 banner
Baca Selengkapnya  Manchester City Tidak Remehkan Celtic