Liverpool Semakin Krisis Tanpa Mane

Perkataan diatas mungkin lebih cocok diucapkan oleh salah satu pelatih dari klub Liga Inggris, Liverpool yaitu Jurgen Klopp. Terlebih setelah mereka mengalami kekalahan memalukan dari tim yang mustinya sangat mudah ditaklukkan. Apalagi kualitas para pemain Liverpool lebih baik dari para pemain tim yang menang tersebut. Ternyata yang bisa mengalahkan Liverpool merupakan tim kasta ke-2 yang bermain di Liga Championship pada musim ini, Wolverhampton Wanderers. Bermain di Anfield untuk menjalani laga dalam Piala FA putaran ke-4, Liverpool harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.

Dengan hasil ini, Liverpool sudah kehilangan kesempatan untuk meraih trophy juara Piala FA untuk musim ini. Dan dengan hasil ini pula Klopp mendapat cacian dari banyak pendukung Liverpool yang harus kalah dari tim lemah tersebut. Keinginan agar Klopp bisa mundur dari kursi pelatih mulai muncul dibanyak media Inggris saat ini. Mungkin akan mudah dimaafkan jika tim sebesar Chelsea atau Arsenal yang berhasil mengalahkan Liverpool tapi tidak untuk tim sekelas Wolves.

Tapi kemarahan pendukung setia Liverpool mungkin bisa diakibatkan dari akumulasi kekalahan beruntun Liverpool sebanyak 3 kali dalam pekan belakangan ini. Pertama, kekalahan dari tim tamu Swansea City dipekan ke-22 Liga Inggris yang berakhir dengan skor 2-3. Kedua, kekalahan inipun terjadi di Anfield Stadium dimana Southampton berhasil menang tipis dengan skor 0-1. Hasil ini akhirnya memupus mereka untuk mendapatkan trophy juara Piala Liga Inggris pada musim ini.

Dimana mereka juga kalah dipertemuan pertama mereka dengan Southampton dengan skor yang sama pada saat ini, 1-0. Dan ketiga adalah pertemuan mereka dengan Wolves dengan skor akhir 1-2. Bahkan selain 3 kekalahan tersebut diatas, Liverpool juga mengalami hasil imbang dalam laga-laga sebelumnya. Tercatat ada 3 laga terakhir yang berakhir imbang yaitu saat bertandang ke Sunderland dengan skor 2-2.

Baca Selengkapnya  Prediksi Arsenal vs Bournemouth

Liverpool Semakin Krisis Tanpa Mane

Kemudian menjamu Plymouth Argyle dalam Piala FA putaran ke-3 dengan skor akhir 0-0 dan saat bertandang kemarkas Old Trafford, Manchester United dengan skor 1-1-1. Tapi jika mau kita cermati, semua hasil buruk yang terjadi tersebut semenjak ketidakhadiran salah satu pemain kunci mereka, Sadio Mane. Mungkinkah seorang Sadio Mane memberi banyak pengaruh besar atas permainan Liverpool selama ini? Tentu saja itu bisa terjadi. Karena sebagai pemain gelandang serang, peran Mane sangat vital dalam membantu serangan yang dilakukan oleh Roberto Firmino dan Philippe Coutinho.

Sadio Mane juga tidak segan untuk mundur kebelakang untuk membantu lini belakang yang dikawal oleh Dejan Lovren dan kawan-kawan. Dan kekalahan Senegal dari Kamerun dalam drama adu penalti dengan skor 4-5 membuat publik pendukung Liverpool bersuka cita. Yup ini artinya Mane akan pulang lebih cepat dan bisa kembali membantu Liverpool untuk meraih kemenangan-kemenangan dalam laga mereka selanjutnya. Apakah Liverpool bisa menyusul ketertinggalan mereka dalam Liga Inggris?

M88 Indonesia

M88明升 adalah pusat permainan taruhan olahraga online Indonesia. Ada banyak pertandingan olahraga dari seluruh dunia yang dapat dengan mudah anda mainkan pada situs kami. Cukup daftarkan diri secara online, maka dengan segera anda dapat memainkan permainan menarik dari website kami.